MAKALAH

A

Minggu, 02 November 2014

MAHASISWA DAN TANGGGUNG JAWABNYA

Eksistensi Mahasiswa dan Tanggung Jawabnya
 
 
Sumpah Mahasiswa Indonesia
Kami, mahasiswa Indonesia bersumpah:
Bertanah air satu, tanah air tanpa penindasan
Berbangsa satu, bangsa yang gandrung akan keadilan
Berbahasa satu, bahasa tanpa kebohongan
 
 
Perubahan status dari siswa menjadi mahasiswa tidak boleh dipahami sebatas pergantian identitas secara akademik saja. Akan tetapi, perubahan status ini secara substsansial menjelaskan sejumlah tanggung jawab yang diemban ketika menyandang gelar sebagai mahasiswa. Tanggung jawab kita yang dijuluki sebagai agen perubahan (agent of change), perubahan untuk diri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Aktor intelektual yang dikenal kritis dalam menelaah setiap persoalan bangsa. Mereka yang jiwanya peka terhadap kedzholiman yang dilakukan penguasa tirani terhadap rakyatnya. Mereka yang di lubuk hatinya yang paling dalam, tidak pernah mengenal kata menyerah atau mundur dalam berjuang. Itulah yang disebut mahasiswa, itulah kita. Hidup mahasiswa…!!!
Lantas, bagaimana kita memahami dan menemukan hakikat kemahasiswaan atau dengan kata lain, bagaimana kita menjadi mahasiswa? Yang perlu dipahami, seperti yang telah saya jelaskan bahwa sebagai mahasiswa, kita harus mengenal sejumlah tanggung jawab yang kita emban. Berikut akan saya coba jelaskan apa saja tanggung jawab mahasiswa dan lingkupnya.
Pertama, tanggung jawab yang diemban mahasiswa adalah tanggung jawab intelektual. Bagaimanapun juga, adalah sebuah keharusan bagi kita untuk menjadi intelektual seutuhnya karena kita hidup dalam atmosfir pengetahuan, kita bersahabat dengan buku. Di level inilah, kita harus mampu mendasari diri dengan ilmu pengetahuan, baik itu yang berhubungan dengan akademik maupun yang berhubungan dengan realitas sosial yang terjadi disekitar. Buku menjadi sahabat sejati, membaca dan diskusi merupakan rutinitas tak terelakkan bagi kita. orang yang seperti ini negara sangat membutuhkan seorang intelektual progretifitas negara yang lebih baik. bahkan untuk mencapai sesuatu hal harus didasari dengan ilmu pengetahuan (know ledge)
Kedua, tanggung jawab moral. Mahasiswa merupakan mitra masyarakat. Dipercayakan oleh masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka ke pemerintah. Oleh karena itu, menjunjung tinggi moralitas dalam melakukan interaksi dengan masyarkat adalah hal yang tidak boleh diabaikan oleh kita. Intelektual yang capabel tanpa mamahami dan menjunjung moralitas ditengah- tengah masyarakat akan menjadikan kita menjadi generasi bobrok. Tantangan generasi muda saat ini adalah budaya masa bodoh (apatis), hidup senang (hedonis) dan berpikir instant/pragrmatis. Budaya inilah yang menjadikan terkikisnya moral dan mengakibatkan generasi muda sekarang tidak lagi menjadi pilar perubahan bagi bangsa dan negara. sebagai agent of change untuk membentuk moral masyarakat yang baik seorang mahasiswa harus menjadi contoh dari masayarakat. rasulullah dalam menyebarkan agama islam dimuka bumi , yang diperbaikinya dlu adalah moralnya, baru yang lain. jadi , kalau anda seorang mahasiswa yang ingin menjadikan negeri ini maju. maka perbaiki moral anda. :)
Ketiga, tanggung jawab sosial. Menurut saya, inilah inti dari hakikat kamahasiswaan. Berjuang untuk masyarakat. Basis intelektual dan moralitas merupakan dimensi yang menjadi pijakan kita untuk berjuang, memberdayakan masyarakat, berjuang untuk melawan kemiskinan, kebodohan, penindasan yang menimpa masyarakat. Untuk berjuang, kita butuh alat, dan alat berjuang itu kita namakan organisasi. Perjuangan kita harus terorganisir, dirumuskan dengan perencanaan yang jelas dan matang. Organisasi merupakan wadah bagi kita untuk bisa mengaktualisasikan potensi kita, merumuskan arah perjuangan kita, mengonsolidasikan kekuatan kita, utuk mencapai tujuan kita yakni perubahan sosial yang menuju tatanan yang lebih baik.
Begitulah beberapa tanggung jawab yang diemban oleh kita sebagai mahasiswa. Semoga kita bisa memahaminya dan mengaktualisasikannya dalam kehidupan kita. Karena dengan begitu, maka kita telah menemukan hakikat kemahasiswaan kita. Semoga kita menyadarinya, saudraku. Hidup mahasiswa…! Hidup mahasiswa…!!! Hidup mahasiswa…!!!
 Ketiga tanggung jwab mahasiswa itu adalah kewajiban kita sebagaiu kaum intelektual
Selain tanggung jawab yang diemban oleh mahasiswa  ada yang harus diperhatikan oleh seorang mahasiswa dalam menjalani perkuliahan. 
 untuk mengetahui keberadaan mahasiswa dalam perkuliahan dan organisasi anda perlu cari dulu tipe anda kayak gimana sih? supaya lebih mengupgrade diri anda untuk men ingkatkan EXP anda sehingga anda bisa naik LEVEL selanjutnya dalam mencapai tujuan hidup yang sebenarnya,,,
Berikut analisa penulis tentang tipe mahasiswa secara umum dari kacamata empiris.

Pertama, mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang). Mahasiswa tipe ini masih banyak berkeliaran di kampus. Mereka terkadang cuma titip absen saat kuliah alias bolos untuk mejeng entah kemana. Hal tersebut berlaku juga dalam tugas dari dosen. Menumpang pada teman-teman adalah cara praktis solusi pemecahan tugas-tugas yang mereka anggap buat pusing kepala. Visi misi mereka terlihat jelas dan nyata meski memang tidak realistis, virus menjadi pengangguran sukses. Bayangkan apabila 90% mahasiswa Indonesia masuk dalam tipe ini. Jadi apakah bangsa dan negara ini?
Kedua, mahasiswa akademisi. Tipe ini adalah mahasiswa yang fokus pada kuliah untuk mendapat nilai A. Mereka giat belajar menuruti setiap petuah dari dosen untuk mengerjakan tugas-tugas mata kuliah. Tujuan mereka juga sangat fantastis, lulus cepat dengan predikat wisudawan/wati terbaik. Mahasiswa seperti ini dibutuhkan banyak orang, namun mereka terkadang tidak mengindahkan pentingnya jaringan koneksi dengan banyak orang. Mereka dapat dinomorduakan dan hanya dijadikan bawahan dalam pekerjaan. Mengingat kebiasaan nepotisme di negeri ini yang masih menjamur. Bukan salah mereka, tapi sistemnya yang memang sudah demikian sistematis untuk membuka peluang semacam itu. Penulis sendiri belum menemukan solusi jitu sebagai penawar virus ini.
Ketiga, mahasiswa aktivis. Aktivis adalah mahasiswa idealis yang “turut serta“ dalam menangani masalah yang dihadapi bangsa. Mereka berorganisasi, berinteraksi, dan bergerak bersama mahasiswa lain baik dalam maupun luar kampus. Demo seringkali menjadi andalan mereka menyuarakan perubahan dan menentang ketidakadilan. Sayang, sebagian kecil dari mereka terkadang lupa untuk kuliah dengan baik dan benar. Mereka juga terancam masuk dalam nepotisme tanpa sadar dengan mengedepankan kepentingan kelompok masing-masing.
Keempat, mahasiswa yang berkutat pada wirausaha atau istilah kerennya entrepreneurship. Mereka tidak terkontaminasi dengan politik kampus apalagi tergoda dengan nilai-nilai akademik kuliah. Mahasiswa tipe ini sangat diperlukan oleh bangsa Indonesia. Hal ini mengingat negara Indonesia baru mempunyai segelintir entrepreneur, hanya 0,24%. Jumlah tersebut masih kalah jauh bila dibandingkan dengan negara-negara maju seperti Amerika yang mencapai 11,5 persen (Safrin, 2011). Mahasiswa tipe ini sebagian kecil terancam DO (Dop Out) karena keasyikan dengan duit yang telah didapat. Buat apa kuliah kalau untuk cari pekerjaan dan uang, sementara keduanya telah ada di tangan. Demikian yang ada dalam pikiran mereka.
Terakhir, mahasiswa multitalenta. Tipe ini yaitu mahasiswa yang mampu menempatkan dirinya sebagai akademisi, aktivis, dan entrepreneur. Mahasiswa jenis ini merupakan manusia langka karena di pundak merekalah kemana negara ini akan berlabuh kelak. Mereka tidak tergoyah oleh masalah duit dan tidak goyang karena masalah kepentingan pribadi maupun golongan. Mereka independen dan lebih banyak beraksi mencari solusi permasalahan bangsa dengan belajar dan bekerja.
Dari semua yang disebutkan oleh penulis, dapat ditarik kesimpulan bahwa mahasiswa masih butuh banyak pembenahan intelektualitas, mentalitas, dan religiusitas. Pembentukan komunitas mahasiswa yang ingin mengembangkan apapun bakat dan minat mereka sangat diperlukan. Hal tersebut untuk mengarahkan potensi mahasiswa dalam kegiatan yang bermanfaat bagi individu maupun masyarakat.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar